Rabu, 24 Juni 2020

Pola Candlestick yang Menguntungkan di Broker XM

Candlestick dalam forex memiliki 2 tingkat siaga yaitu sinyal dan konfirmasi yang akan memberikan petunjuk bagi anda ketik hendak memutuskan posisi trading di broker XM. Di mana tingkat sinyal berarti candlestick telah membuat satu pola yang akan menunjukkan pergerakan naik atau turun, namun trader tidak disarankan untuk memasang posisi dulu. 
Kemudian untuk tingkat konfirmasi berarti pola candlestick sudah menyarankan trader untuk memasang posisi sesuai dengan pola yang muncul.
Seiring waktu, ragam pola candlestick (Candlestick Pattern) dalam trading semakin banyak variasinya, mulai dari pola satu batang candlestick, dua batang, tiga batang dan seterusnya. Namun, dari semua pilihan tersebut, ternyata ada beberapa pola candlestick menguntungkan yang harus Anda ketahui.



Analisa teknikal melalui pola candlestick, pada dasarnya akan mengandalkan intuisi subyektif trader untuk memahami pola-pola harga pada chart hingga menjadi suatu eksekusi trading aktual. Implikasinya, dibutuhkan pengalaman dan jam terbang tinggi supaya metode ini benar-benar optimal mendatangkan profit konsisten.
Tentunya anda ingin merasakan profit di broker XM kan? Nah, berikut ini adalah beberapa pola candlestick yang paling menguntungkan dan akurat dalam trading forex broker XM:

1.Pola Pinbar
Pola pinbar adalah salah satu pola candlestick menguntungkan yang paling sering muncul pada chart. Pola ini mudah dikenali karena bentuk panjang shadow-nya selalu lebih panjang daripada badan dan ujung shadow lawannya (nose). Semakin panjang shadow dibanding body dan nose, maka semakin tinggi indikasi kemungkinan akan terjadi penerusan trend atau reversal.

Pola candlestick Pinbar
Pola Pinbar


2. Pola Evening Star dan Morning Star
Pola candlestick yang paling menguntungkan dan akurat selanjutnya adalah pola evening star dan morning star. Kedua pola ini memiliki formasi tiga batang candlestick yang mengindikasikan keraguan pelaku pasar. Candle ketiga dalam pola ini juga mengonfirmasi ke mana haluan arah berikutnya.
Pola evening star akan mengindikasikan terjadinya reversal bearish sedangkan pola morning star akan mengindikasikan terjadinya reversal bullish.

Pola candle evening star
Pola Evening Star

Pola candle morning star
Pola Morning Star



3. Pola Inside bar
Pola candlestick menguntungkan ketiga ini biasanya paling sering muncul saat trend telah mencapi titik tertinggi atau terendahnya. Pola Inside Bar selalu diwakili dengan karakteristik dua batang candlestick, di mana salah satu batang lebih kecil dan berada di antara range batang induknya (Mother Bar).
Pola candle Inside Bar
Pola Inside Bar


Pola candlestick menguntungkan ini mengindikasikan konsolidasi antara penjual vs. pembeli, di mana keduanya masih berusaha saling tarik-menarik sampai akhirnya salah satu pihak kalah lalu pihak lain mendominasi sehingga terbentuklah trend baru. Dalam pengembangannya, pola Engulfing juga termasuk dalam kategori pola Inside Bar.
Pola Candle Engulfing
Pola Candle Engulfing


4. Pola Three Outside Up dan Three Outside Down
Pada dasarnya pola yang ketiga ini merupakan pengembangan dari pola inside bar. Perbedaan pola ini dan pola inside bar adalah pada besar candlesticknya. Jika pola candlestick yang pertama lebih besar dibandingkan dengan candlestick kedua untuk pola inside bar, maka candle pertama pada pola three outside up dan three outside down ini lebih kecil atau berada dalam candle berikutnya.

Pola three outside up akan mengindikasikan terjadinya reversal bearish sedangkan pola three outside down akan mengindikasikan peluang reversal bullish.
Pola Three Inside Up
Pola Three Inside Up

Pola Three Inside Down
Pola Three Inside Down



Apapun pilihan pola candlestick anda, pastikan pilihan timeframenya tepat ketike trading di broker XM. Lebih banyak jenis candlestick bisa sangat membingungkan anda dalam menentukan keputusan yang tepat dalam trading forex.
Hal ini karena timeframe menjadi faktor penting dalam menyaring tingkat akurasi pola candlestick. Timeframe tinggi (di atas H4) umumnya memiliki noise lebih rendah, sehingga tingkat akurasi sinyal tradingnya lebih tinggi daripada pola candlestick pada timeframe rendah.

Kedua, jangan terburu-buru untuk mengeksekusi market order sebelum ada konfirmasi dari batang candlestick lain. Misalnya pada saat terbentuk pola Pin Bar, tunggu sampai batang candlestick berikutnya menyentuh garis konfirmasi. Alternatif lainnya, gunakan indikator seperti MACD atau RSI untuk mengkonfirmasi akurasi sinyal trading.
Previous Post
Next Post

post written by: